Ini Langkah yang Bisa Dilakukan untuk Menghemat Biaya Operasional Alat Berat




Alat berat merupakan bagian penting dari perusahaan skala besar, seperti misalnya perusahaan industri pertambangan, konstruksi, pertanian juga pabrik-pabrik besar. Keberadaannya mutlak diperlukan untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan secara keseluruhan. Hampir mustahil perusahaan bisa beroperasi tanpa adanya alat berat tersebut.

Penggunaan alat berat dalam beberapa perusahaan atau industri ini dapat menunjang operasional untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Alat berat bisa digunakan dalam keperluan produksi, operasi, maupun distribusi produk. Beberapa alat berat yang sering digunakan antara lain excavator, wheel loader, tractor, grader, dump truck, forklift, dan sebagainya.

Alokasi biaya untuk pos alat berat termasuk yang terbesar dalam suatu perusahaan, oleh karenanya monitoring kegiatan operasional alat berat ini menjadi salah satu titik perhatian utama perusahaan. Berbagai upaya tentu akan dilakukan perusahaan agar peralatan yang dibeli dengan biaya mahal ini bisa digunakan dengan efektif dan efisien dalam menunjang operasional perusahaan.

Untuk memastikan kinerja yang optimal dari modal investasi peralatan yang cukup mahal ini, perawatan alat yang baik menjadi salah satu kuncinya. Tentu tidak cukup sampai di situ, masih banyak faktor lain yang bisa menentukan efisien tidaknya operasional alat. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir biaya operasional alat berat.

1. Mengoperasikan alat secara efisien

Sebelum alat berat dioperasikan, terlebih dahulu pastikan semua keperluan untuk mengoperasikan alat dan kondisi areal kerja sudah siap. Untuk itu perlunya dilakukan pengecekan area kerja, kesiapan tim, kelengkapan alat berat dan kondisi alat berat itu sendiri. Dengan cara demikian tentu akan mencegah alat bekerja untuk hal-hal yang tidak perlu.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan, seperti steril area sekitar proyek dan juga briefing kepada semua pekerja yang terlibat juga harus dipastikan berjalan baik dan sudah memahami pekerjaan yang akan dilakukan.

2. Memaksimalkan produktivitas alat

Produktivitas alat akan tinggi jika alat selalu dalam kondisi prima dan siap operasi. Untuk mencapainya, maka pastikan Anda dan staf terkait selalu melakukan pengecekan, perawatan rutin dan juga perbaikan segera jika ada bagian alat yang rusak.

Selain itu, perlu juga perencanaan pekerjaan yang matang. Anda bisa cek area proyek yang harus dikerjakan dan buat jadwal pengerjaannya dengan baik. Libatkan operator alat dan petugas yang terkait agar memahami rencana kerja yang akan dilakukan, sehingga penggunaan alat berat bisa maksimal.

3. Melakukan perawatan alat

Sesuai fungsinya, maka beban kerja dari alat berat tentu juga berat. Untuk itu perlunya diimbangi dengan perawatan atau maintenance yang tepat. Hal ini untuk menghindari kerusakan yang tak semestinya, karena biaya perbaikan alat cukup mahal.

Perawatan alat berat bisa dibedakan menjadi 3 kategori, yaitu meliputi perawatan sebagai upaya mencegah terjadinya kerusakan, perbaikan atas kerusakan komponen, dan upaya maintenance agar performa alat berat tetap prima seperti baru.

Untuk perbaikan komponen yang rusak ada 2 macam, yaitu komponen atau part yang memang sudah habis masa pakainya dan komponen yang rusak karena faktor lain, misalnya, faktor teknis, kesalahan operasional dan sebagainya.

Kebutuhan part atau komponen alat yang sifatnya rutin karena habis masa pakainya, salah satunya adalah ban. Komponen ini termasuk part yang penting bagi lancarnya operasional alat dan jumlah pemakaiannya setiap tahun juga termasuk besar. Oleh karenanya tidak ada jalan lain, kecuali memilih produk yang berkualitas untuk part yang satu ini.

Untuk kebutuhan ban yang berkualitas, Anda bisa dapatkan di Berkat Partindo Abadi, sebuah perusahaan penyedia ban untuk berbagai jenis alat berat. Perusahaan ini jual ban traktor atau tracklink untuk kebutuhan traktor di tempat Anda guna menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berat di lapangan.

Begitu juga untuk pekerjaan di pergudangan atau kawasan industri, jika forklift tempat Anda memerlukan ban, perusahaan tersebut juga jual ban forklift yang berkualitas, bisa Anda jadikan pilihan yang terpercaya.

4. Mencegah penghentian operasional yang mendadak

Kurangnya perencanaan yang bagus bisa saja menyebabkan kegiatan proyek yang sedang berjalan harus dihentikan sementara waktu. Atau juga bisa hal lain, seperti kerusakan mesin, berubahnya cuaca, terjadinya kecelakaan dan sebagainya menjadi penyebab penghentian pengerjaan proyek yang tidak direncanakan secara mendadak. Anda bisa meminimalisir hal tersebut dengan melakukan perawatan alat berat secara rutin, mengecek ramalan cuaca dan menggeser jam kerja bila diperlukan, serta merekrut operator yang berpengalaman sehingga minim kecelakaan yang terjadi karena kesalahan pengoperasian.

5. Menjaga produktivitas pekerja

Setiap pekerja sudah memberikan tenaga, perhatian dan waktunya untuk mengerjakan sebuah proyek, maka sudah sewajarnya jika mereka juga perlu waktu istirahat yang cukup. Hal ini perlu untuk k menjaga motivasi pekerja agar produktivitas pekerja juga tetap tinggi.

Nah, itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan produktivitas alat berat yang tentunya juga bisa menghemat biaya operasionalnya. Bagaimana di tempat Anda, sudahkah dilakukan langkah tersebut? Jika belum silakan coba!



Tidak ada komentar