Bahayakah Ruam pada Kulit Bayi? Tak Perlu Panik, Ini Perawatan yang Perlu Para Ibu Lakukan

 


Halo para ibu, apakah Anda sekarang tengah mempunyai bayi? Bagi para ibu khususnya yang baru pertama kali melahirkan, pastinya sekarang ini adalah saat-saat yang membahagiakan bagi Anda. Impian bagi para perempuan yang sudah menikah mendambakan senangnya bisa menimang buah hati, akhirnya bisa menjadi kenyataan bagi Anda.

Tak bisa dipungkiri, menjadi ibu baru tentu Anda juga akan dihadapkan pada masalah-masalah baru yang mungkin bisa menambah kerepotan Anda. Belum lagi melakukan proses pemulihan pasca persalinan, Anda harus mengurus buah hati dan kesibukan baru lainnya untuk kebaikan bayi Anda. Namun demikian, kerepotan tersebut tentu sangat sepadan dengan kebahagiaan yang Anda rasakan, bukan?

Sebagai wujud rasa kasih sayang pada buah hati, tentunya Anda akan memberikan perawatan sebaik-baiknya bagi si kecil. Salah satu hal yang mesti Anda perhatikan dalam masalah perawatan bayi adalah untuk urusan membersihkan tubuh si kecil. Hal ini sangat penting karena kebersihan tubuh bayi sangat berpengaruh pada kesehatan kulit bayi, dan Anda tahu kan kulit bayi masih sangat sensitif. Jadi bagaimana cara perawatan kulit bayi agar tetap halus, lembut dan sehat?

Cara Perawatan Kulit Bayi

Kenampakan kulit bayi dengan bintik-bintik merah atau ruam menjadi hal yang biasa terjadi pada bayi. Hal ini bisa terjadi karena kulit bayi yang masih cukup sensitif sedang melakukan adaptasi dengan lingkungan yang baru setelah kelahirannya. Namun para ibu tak perlu khawatir, karena pada dasarnya ruam atau bintik merah tersebut tidak membahayakan bagi bayi Anda dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Nah, jika masih was-was Anda bisa melakukan perawatan kulit bayi dengan memilih Kuntoem, yakni produk perawatan bayi yang dibuat secara alami dan diformulasikan bebas dari zat aktif, pengawet, paraben, alcohol, synthetic, pewarna dan pewangi. Kuntoem juga sudah melakukan uji dermatologi sehingga terjamin sangat bersahabat untuk kulit bayi.

Lantas, bagaimana melakukan perawatan kulit bayi agar tetap lembut dan sehat? Berikut 6 cara perawatan kulit bayi yang bisa Anda lakukan, simak uraiannya!

1. Bayi tak perlu sering dimandikan.

Berbeda dengan seusia kanak-kanak, maka untuk bayi justru jangan terlalu sering dimandikan, cukup 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Tujuannya untuk menghindarkan agar kulit bayi tidak kehilangan minyak alami serta kandungan lainnya, yang berfungsi memberikan perlindungan pada kulit bayi terhadap gangguan bakteri dan bahan iritan lainnya.

2. Gunakan produk perawatan kulit bayi yang tepat.

Untuk memandikan si Kecil pastikan Anda menggunakan sabun dan shampoo yang formulanya sesuai dengan usia bayi Anda. Untuk itu Anda bisa memilih Kuntoem Head-to-Toe Nourishing Wash, yakni sabun untuk badan dan rambut bayi yang mengandung ekstrak botani dan organik essential oil, mampu membersihkan kotoran pada rambut serta badan, dan tidak pedih di mata. Jadi produk ini aman banget buat dipakai sama si kecil bahkan bayi yang baru lahir.

3. Menjaga kelembapan kulit bayi

Anda perlu sadari jika kondisi kulit bayi itu sangat rentan kering, sehingga perlu dijaga dan perlunya memberikan perawatan agar kulit bayi tetap lembab. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memakai pelembab khusus bayi setelah mandi.

Untuk keperluan ini, Anda bisa memilih Kuntoem Comforting Cotton Lotion, yaitu lotion yang berfungsi sebagai barier kulit dan mudah menyerap di kulit bayi, menjadikannya lembab, lembut dan halus karena diperkaya ekstrak biji kapas, minyak alpukat, minyak almond. Formulasi ini membuat kulit tidak lengket dan sangat cocok digunakan pada iklim tropis.

Anda bisa menggunakan produk pelembab ini sesering mungkin jika diperlukan, terutama jika cuaca sedang terik dan udara panas serta lembab kering.

4. Membersihkan area lipatan

Saat Anda mengoleskan pelembab pastikan kulit bayi dalam kondisi kering, karena jika basah lotion pelembap dapat mengendap di bagian lipatan kulit yang tipis sehingga rentan mengalami ruam. Ruam juga sering terjadi pada bayi yang menginjak fase sudah sering meneteskan air liurnya, sekitar usia 3 bulan. Untuk mencegah ruam kemerahan, bersihkan sudut bibir bayi Anda setidaknya dua kali sehari. Disarankan untuk menggunakan air bila ada susu atau makanan yang tersisa menempel di sekitar bibir.

5. Gunakan bedak bayi seperlunya.

Salah satu produk yang umum dilakukan para ibu dalam merawat kulit bayinya adalah menggunakan bedak. Jika Anda melakukannya maka perlu hati-hati atau sebisa mungkin untuk menghindari. Bahayanya, karena bedak mengandung partikel yang sangat halus sehingga gampang terhirup bayi, tentuya bisa menimbulkan efek yang tidak baik bagi kesehatan bayi. Jika Anda menggunakan bedak bayi, lakukan dengan memberikan secara tipis pada kulit bayi Anda.

6. Menjaga kebersihan popok bayi

Upayakan agar popok bayi Anda selalu dalam keadaan bersih dan kering, karena popok bayi yang basah terkena urine atau feses bisa menyebabkan ruam popok. Bila sampai hal ini terjadi, segera atasi ruam popok pada bayi Anda dan berikan pengobatan yang tepat. Sebenarnya ruam popok juga bisa diatasi dengan Anda rajin dan rutin mengganti popok pada bayi.

Itulah beberapa cara perawatan kulit bayi yang penting untuk diketahui, khususnya bagi para ibu muda. Memang harus disadari, merawat bayi bukanlah perkara mudah, adalah tantangan tersendiri bagi Anda sebagai ibu yang baru pertama kali mempunyai anak. Solusi yang tepat, selalu gunakan produk Kuntoem untuk urusan perawatan kulit bayi Anda. Dapatkan produknya dengan belanja produk Kuntoem - http://kuntoem.com/shop/. Semoga bayi Anda selalu sehat bersama Kuntoem! 
 
 
 
 
 

Tidak ada komentar